Mata merupakan salah satu anugerah Allah yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Mata zhahir berguna untuk melihat fenomena zhahir bisa digunakan oleh orang awam. Namun mata zhahir bisa juga digunakan untuk menangkap makna disebalik fenomena bila digunakan oleh orang khawas.
Meski mata dapat melihat objek fenomena, namun bila digunakan oleh orang awam, mata bisa memunculkan informasi yang keliru. Kekeliruan tersebut bisa dipengaruhi banyak faktor, antara lain keakuratan mata menginformasikan, bias cahaya yang membantu mata memperoleh informasi, atau kebutuhan informasi yang diperlukan oleh yang memiliki mata.
Mata yang akurat dan sehat saja bisa salah dalam menangkap objek, apatahlagi bila yang melihat ternyata memiliki mata rabun. Sayangnya, yang memiliki mata rabun terkadang kukuh mengatakan kebenaran atas suatu objek, padahal sadar bahwa matanya memiliki keterbatasan dan masalah. Fenomena kata rabun yang demikian justru banyak terlihat di era modern. Akibatnya, pembenaran atas persoalan yang salah dan menyalahkan persoalan yang benar acapkali terjadi.
Bila pemilik mata rabun zhahir bisa diminimalkan kesalahannya melalui alat bantu kacamata, namun bagaimana kalau yang rabun adalah mata hati dan akalnya. Belum ada obat zhahir ditemukan untuk mengobatinya.
Sikap pemilik mata rabun (makna mata hati dan akal yang rabun), acapkali melihat fenomena dan persoalan dengan kapasitas dan kepentingannya. Apalagi kalau kerabunan mata zhahir diperparah dengan rabunnya mata hati dan akal. Mereka tak peduli dengan kepentingan dan harga diri orang lain. Baginya, kebenaran hanya yang dilihat dengan kapasitas kerabunannya, bukan dilihat oleh banyak orang. Mereka tak peduli dengan standard kebenaran orang. Mereka hanya tau standard kebenaran atau kesalahan dalam kerabunannya saja.
Meski sunnatullah mengajarkan agar yg rabun berteman dengan yang tak rabun untuk menelusuri jalan kebenaran. Interaksi keduanya bagaikan organ tubuh yang saling berinteraksi dan melengkapi. Namun, apa jadinya bila keduanya tak saling melengkapi dan hanya memunculkan egoisme masing-masing yang merasa benar dengan standardnya masing-masing ? Sudah saatnya menyadari, bahwa bagi yang punya mata sehat untuk menuntun yang rabun. Sementara mata rabun, perlu menyadari kelemahannya untuk menerima tuntunan yang bermata sehat. Apalagi dalam waktu yang sama, baik yang bermata sehat dan rabun sama-sama menjernihkan mata hati dan akal masing-masing. Bila hal ini terjadi, maka kebenaran akan terlihat jelas untuk dipedomani dan kesalahan dijadikan pelajaran untuk saling memperbaiki. Begitu indah hidup tanpa kerabunan…
Wa Allahua’lam bi al-Shawwab. Pekanbaru, 11 September 2018
IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Raih Predikat PPID PTKN Berkinerja Terbaik dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Kemenag 2025
Selasa, 09 Desember 2025  Editor : Admin   68
IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Sukses Ikuti Presentasi Uji Publik Monitoring Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025
Kamis, 20 November 2025  Editor : Admin   110
LOLOS VERIFIKASI SAQ, PPID IAIN DATUK LAKSEMANA BENGKALIS SIAP UJI PUBLIK MONEV KETERBBUKAAN INFORMASI PUBLIK
Kamis, 13 November 2025  Editor : Admin   89
IAIN Datuk Laksemana Bengkalis-STAIN SAR Kepri, Jalin Kerja Sama Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi
Rabu, 08 Oktober 2025  Editor : Admin   92
PPID IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Submit e-Monev KIP, Harapkan Hasil Terbaik Menjadi Bagian PTKIN Informatif
Rabu, 08 Oktober 2025  Editor : Admin   71
Mahasiswa KKN Desa Pasiran Taja Seminar Mengenal Tokoh Pahlawan Riau, KH. Imam Bulqin
Selasa, 15 Agustus 2023  Editor : Siskayani      358
Serentak Se-Indonesia, Pelantikan dan Penyampaian SK PPPK Kementerian Agama Tahun Anggaran 2022
Selasa, 15 Agustus 2023  Editor : Siskayani      314
Program Pemkab Bengkalis, STAIN Bengkalis Direkomendasikan untuk Beasiswa Tahfidz Quran
Selasa, 26 April 2022  Editor : Siskayani      291
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Gelar Sosialisasi Profil Lulusan, Visi dan Misi Program Studi
Rabu, 02 November 2022  Editor : Siskayani      245
Mahasiswa KKN Desa Koto Raja Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Kerupuk Berbahan Dasar Kelapa Muda
Selasa, 29 Agustus 2023  Editor : Siskayani      243
  Pengunjung Hari Ini :
  Pengunjung Baru : 1369675
  Pengunjung Kemarin : 0
  Pengunjung Bulan Ini :
  Total Pengunjung : 1372333
  Alamat IP Addressmu : 216.73.216.111